Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Karir Seorang Wanita


Kita andaikan seorang wanita dengan pembantu rumah tangganya, ada yang bagian masak, membersihkan lantai, mencuci baju dan seorang babysitter yang merawat anak-anaknya.

Pertanyaannya, lalu apa kontribusi seorang ibu rumah tangga pada keluarganya..? amal kebaikan apa yang harus malaikat catat untuknya..?

Karena alasan itulah Rosulullah tidak mengiyakan ketika putrinya Fatimah berharap punya pembantu, justru Nabi memberinya nasehat dan semangat dalam menjalankan pekerjaan rumah tangga, meskipun pada saat itu Nabi melihat fatimah menggiling gandum sambil menangis karna kelelahan.

Dalam banyak hadis tidak jarang Rosulullah menjelaskan keutamaan aktivitas dan pekerjaan seorang ibu rumah tangga dan memujinya setinggi langit. 

Seperti nasehat beliau kepada fatimah misalnya, bahwa seorang wanita yang membuat tepung (memasak) untuk suami dan anak-anaknya maka Allah menetapkan kebaikan baginya setiap biji gandum. 

wanita  yang meminyaki rambut anak²nya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya itu pahalanya seperti memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian kepada seribu orang yang telanjang.

Masalahnya belakangan ini pekerjaan rumah tangga seperti itu semata-mata hanya dianggap sebagai beban, dan tidak pernah dipandang sebagai amal yang kelak ia akan masuk surga sebab amal-amal itu, dan Allah akan tersenyum padanya sebab amal-amal itu pula.

Singkat kata, karir dan pekerjaan seperti itu sudah tidak begitu diminati oleh ibu² generasi milenial. tentu, goyang² sambil tiktokan itu lebih asik bukan..?