Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Berkah Menghadiri Maulid Nabi

Berkah Menghadiri Mawlid an-Nabi ﷺ 

Para Malaikat dikirim ke rumah atau masjid di mana Mawlid diadakan dan mereka melingkupi tempat itu hingga ke Arasy ar-Rahman.  Rumah-rumah kalian akan tercermin sebagai rumah-rumah di bawah Arasy. 

Di mana pun kalian membaca Mawlid, rumah-rumah kalian di dunia akan dipenuhi cahaya dan ini akan menciptakan cerminan rumah surgawi kalian di Hadirat Allah (swt) bagi mereka yang mengadakan Mawlid an-Nabi.  Akal kita tidak dapat memahami hal ini.  Awliyaullah menggambarkannya dengan cara sederhana, tetapi sesungguhnya ia lebih dari apa yang digambarkan. 

Grandshaykh Abdullah al-Fa'iz ad-Daghestani ( ق ) mengatakan bahwa siapa pun yang diundang ke acara Mawlid, walaupun ia datang hanya selama lima menit dan tidak ikut menyimak, hanya datang untuk makan saja--dan orang-orang seperti ini memang ada, law dzahab faqad li'l akal, "Niatnya hanya untuk makan dalam acara Mawlid," Allah akan menghapuskan dosa-dosanya baik yang besar maupun yang kecil, dan ia akan pulang ke rumah dalam keadaan suci seperti bayi yang baru dilahirkan pada hari itu! 

Hal ini berasal dari Qubbat al-Arzaaq, Kubah Rezeki yang Allah berikan kepada Nabi (saw) untuk memberi ganjaran bagi mereka yang melalukan Mawlid. 

Mawlana Shaykh Hisham Kabbani