Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Pertempuran Jembatan Besi

PELAJARAN KE DELAPANBELAS


PERISTIWA JEMBATAN YANG KE DUA

1. Ketika 'Umar mengetahui pecah-belahnya orang-orang Islam ketika dalam peristiwa Jembatan yang pertama, beliau lalu menyiapkan tentara dan dikirimkannya ke sana untuk membantu Mutsanna bin Haritshah.

2. Ketika sampai di sana maka berhadap-hadapanlah tentara Islam dan Parsi itu di suatu tempat namanya: "'Udzaib" pada sungai Furat.

3. Di sanalah Mutsanna mengatur dan menyiapkan tentaranya kemudian dinasihati mereka itu. Setelah itu ia minta kepada Tentara Parsi agar mereka menyeberang sungai Furat itu melalui jembatan untuk maju kepadanya.

4. Maka menyeberanglah tentara Parsi itu dan di sana terjadilah pertempuran yang dahsyat. Mutsannapun lalu menyerang tentara Parsi itu dengan serangan yang maha hebat dan memecah-belah pasukan mereka.

5. Setelah itu dengan cepat Mutsanna memutuskan jembatan tadi. Orarg-orang Parsi yang terbunuh dalam peristiwa ini amat banyak sekali.

6. Kemudian Mutsanna mengirimkan sepasukan tentera ke sana untuk menaklukkan dan memiliki sebagian besar negeri Irak, sehingga orang-orang Parsi merasa ketakutan dan merasa lemah hati mereka.

_______

Latihan

  1. Apakah yang dilakukan 'Umar setelah mengetahui pecah-belahnya orang-orang Islam dalam peristiwa jembatan yang pertama itu ?
  2. Apakah yang dilakukan Mutsanna untuk memulai pertempuran kembali?
  3. Ceriterakanlah dengan ringkas peristiwa pada Jembatan yang ke dua itu!

Catatan Wikipedia :

Pertempuran Jembatan Besi (Pertempuran Jisril Hadid) terjadi antara Tentara Rasyidin Muslim dan Tentara Bizantium pada 637 M. Nama pertempuran merujuk pada jembatan batu dengan sembilanlengkungan membentang di atas Sungai Orontes yang memiliki gerbang berhiaskan besi.[2] Pertempuran ini adalah yang terakhir antara Bizantium dan Kekhalifahan Rasyidin di provinsi Suriah. Akhir dari pertempuran ini menandai penguasaan Rasyidin atas provinsi Suriah dengan jatuhnya ibu kota.

Pena Santri
Pena Santri Penulis lepas