Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

PENAKLUKAN BAITUL MAKDIS OLEH KHOLIFAH 'UMAR

PELAJARAN KE LIMABELAS


PENAKLUKAN BAITUL MAKDIS

1. Sebelum Abu 'Ubaidah berangkat untuk menaklukkan Damaskus, maka 'Amr bin Ash dijadikan ganti untuk menaklukkan Ardun dan Palestina.

2. Maka ia mengepung Ardun dan terus menyerang tentara Rum sampai ke Baitul Makdis. Dia lalu mengejar dan mengepung mereka dari belakang, hingga mereka sama minta berdamai dan tunduk atas kekuasaan Khalifah 'Umar radliallahu 'anhu.

3. 'Amr bin 'Ash lalu segera mengirimkan surat kepada 'Umar yang isinya memberitahukan tentang perdamaian itu. Karena itu beliau lalu segera berangkat dari Madinah menuju Ardun, sesudah beliau menunjuk 'Ali bin Abi Thalib sebagai wakilnya di sana.

4. Setelah 'Umar sampai ke Baitul Makdis¹), maka rakyatnya mengajak berdamai. Oleh beliau ditulis suatu perjanjian di mana mereka diharuskan membayar pajak kepada orang-orang Islam. Dengan demikian apa yang ada pada mereka akan ditetapkan dan dilindungi gereja-gereja dan pendeta-pendeta mereka. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke 15 Hijriah.

5. Kemudian beliau pergi ke negeri Syam untuk menyusun pemerintahan dan mengatur tentaranya.

_______

Latihan

  1. Apakah yang dilakukan oleh Abu 'Ubaidah sebelum berangkat menaklukkan Damaskus?
  2. Apakah yang dilakukan oleh Amr bin 'Ash di Ardun?
  3. Mengapa 'Umar bin Khaththab ke Baitul Makdis dan apa yang dilakukan di sana?
_________

Catatan kaki

1) Baitul Makdis itu dahulu namanya 'leliya'. 'Umar pergi ke sana lalu dijemput oleh Yazid bin Abi Sufyan, Abu 'Ubaidah dan Khalid bin Walid, yang mereka ini sama naik kuda dengan berpakaian dari beledu dan sutera. Ketika beliau mengetahui mereka itu lalu beliau turun dari kudanya dan mengambil batu lalu dilemparkan mereka itu sambil berkata: "Alangkah cepatnya berubahnya pendapatmu! Adakah engkau harus menjemput saya dengan berpakaian yang semacam ini, sedangkan kamu telah kenyang semenjak dua tahun yang lalu? Demi Allah, jika kamu mengerjakan sedemikian itu di atas dua tahun, niscaya saya akan mengganti kamu dengan selain kamu.”

Pena Santri
Pena Santri Penulis lepas