Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

manusia bangkit dari kubur

KEADAAN MAKHLUK SESUDAH BANGKIT DARI KUBUR

Diceritakan bahwa para makhluk setelah dibangunkan dari kubur, maka berdirilah mereka dengan tegak pada tempat yang dibentangkan selama 40 tahun, mereka tidak makan, tidak minum. tidak duduk dan tidak berbicara. 

Ditanyakan kepada Rasulullah Saw. "Ya Rasulullah, dengan apa orang-orang mukmin bisa diketahui pada hari kiamat ?" 

Nabi Saw. bersabda: "Sesungguhnya umatku mencorong pergelangan kakinya akibat dari bekas wudhu'."

Diceritakan dalam sebuah hadits: Ketika datang hari kiamat, Allah membangkitkan para makhluk dari kuburnya, maka datanglah malaikat pada kubur orang-orang mukmin dan mengusap debu dari kubur mereka, kecuali bekas tempat-tempat sujud mereka, maka tidak hilang usapan tersebut dari kubur mereka.

Maka terdengarlah nida' yang memanggil dari hadapan Allah SWT.: "Debu tersebut bukanlah debu kuburannya tetapi debu dari mihrab (kiblat) meereka, tinggalkanlah sesuatu pada mereka sehingga mereka melewati Shirath (jembatan) dan mereka masuk ke surga. Maka sesungguhnya setiap orang yang melihat kepada mereka mengerti bahwa mereka adalah khadam (pembantu)-Ku dan hamba-Ku."

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah ra. ia berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Ketika datang hari kiamat dan dibangkitkan para makhluk dari kuburnya, maka Allah memberikan wahyu kepada Malaikat Ridhwan: "Hai Ridhwan, sesungguhnya aku telah mengeluarkan orang-orang yang berpuasa dari kuburnya dalam keadaan lesu dan haus, maka sambutiah mereka dengan makanan goreng-gorengan dan buah-buahan dari surga." 

Maka Malaikat Ridhwan memanggil-manggil: "Wahai Ghilman dan Wildan (yaitu pelayan-pelayan di surga yang terdiri dari anak-anak yang belum sampai akil baligh)." Maka datanglah mereka dengan pinggan (tempat makanan) dari nur (cahaya) dan berkumpul di sebelahnya, yang jumlahnya lebih banyak dari jumlah tetesan air hujan, bintang-bintang di langit, daun pohon-pohonan. 

Mereka membawa buah-buahan, makanan-makanan yang lezat dan minuman yang menyegarkan. Maka ketika Malaikat Ridhwan bertemu mereka (orang-orang yang berpuasa), maka diberikanlah makanan tersebut seraya berkata kepada mereka: "Makanlah dan minumlah dengan nikmat dari apa yang kalian inginkan pada hari-hari yang telah lalu."

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra., dia berkata: Nabi Saw. bersabda: "Ada 3 orang yang akan disalami oleh para malaikat pada hari mereka dibangkitkan dari kuburnya, mereka adalah orang-orang yang mati syahid (syuhada'), orang yang berpuasa Ramadhan dan orang yang berpuasa pada hari Arafah."

Dan dari Aisyah ra., ia berkata: Rasulullah Saw. bersabda: "Hai Aisyah, sesungguhnya di surga ada istana yang terbuat dari intan, yaqut, zabarjad, emas dan perak." Aku berkata: "Hai Rasulullah, untuk siapakah istana itu ?" 

Rasulullah Saw. menjawab: "Untuk orang-orang yang berpuasa pada hari Arafah."

Dia Rasulullah Saw. berkata lagi: "Hai Aisyah, sesungguhnya hari-hari yang disukai oleh Allah adalah hari Jum'at dan hari Arafah yang di dalamnya terdapat rahmat, dan sesungguhnya hari-hari yang paling dibenci oleh iblis adalah hari Jum'at dan hari Arafah. Hai Aisyah, barangsiapa yang bérpuasa pada hari Arafah, maka Allah bukakan untuknya 30 pintu kebaikan dan ditutup darinya 30 pintu kejelekan. Ketika orang-orang itu berbuka dan meminum air maka setiap otot dari jasadnya memohonkan ampunan baginya dengan perkataannya: "Ya Allah, rahmatilah dia sampai munculnya fajar."

Dalam sebuah hadits yang lain diceritakan: Orang-orang yang berpuasa keluar dari kubur mereka dan mereka dapat diketahui dengan bau mulut mereka sebab puasanya. Mereka disambut dengan bermacam-macam hidangan dan beberapa kendi (tempat minuman). dikatakan pada mereka: "Makanlah kalian, karena sesungguhnya kalian lapar ketika manusia (yang lain) sedang kenyang dan minumlah kalian, karena sesungguhnya kalian haus ketika manusia segar dan istirahatlah kalian." Maka merekapun makan, m inum dan beristirahat sedangkan para manusia yang lain sedang dihisab.

Telah diriwayatkan dalam suatu hadits: Ada 10 orang yang jasadnya tidak akan busuk (walaupun sudah meninggal), yaitu

1. Jasad para Nabi.

2. Jasad orang yang gugur di medan perang.

3. Jasad para ulama.

4. Jasad para syuhada' (orang yang mati syahid).

5. Jasad orang yang hafal Al-Qur an.

6. Jasad pemimpin yang adil.

7. Jasad orang yang ahli adzan (mu'adzin).

8. Jasad perempuan yang mati saat melahirkan.

9. Jasad orang yang mati dibunuh dengan zhalim (aniaya).

10. Jasad orang yang mati pada hari Jum'at baik siang maupun malamnya.

Dalam sebuah hadits dari Nabi Saw.: Pada hari kiamat manusia dikumpulkan sebagaimana pada waktu.dilahirkan dari rahim ibunya, dalam keadaan telanjang dan tanpa alas kaki.

Aisyah ra. berkata: "Pria dan wanita bersama-sama ?" 

Nabi menjawab: "Ya, bersama-sama." 

Aisyah berkata lagi: "Aduh jelek sekali, sebagian mereka melihat sebagian yang lain." 

Kemudian Nabi Saw. menepukkan tanggannya pada pundak Aisyah dan berkata: "Hai puteri Abu Quhafah, pada hari itu manusia saling mengangkat wajahnya dan memandang ke langit, mereka berdiri selama 40 tahun. tidak makan dan tidak minum, dan setiap orang dari mereka berkeringat karena malu kepada Allah Ta'ala. Di antara mereka ada yang berkeringat pada telapak kaki, ada yang berkeringat pada kedua bahunya, ada yang berkeringat pada perutnya, ada yang berkeringat pada dadanya dan ada yang berkeringat pada wajahnya, keringat itu disebabkan karena lamanya mereka berdiri."

Aisyah berkata: "Ya Rasulullah, apakah ada seseorang yang dikumpulkan pada hari kiamat dengan berpakaian ?" 

Nabi Saw. bersabda: "Mereka adalah para Nabi dan keluarganya, orang yang berpuasa Rajab, Sya' ban dan Ramadhan secara rutin. Dan seluruh manusia lesu kecuali para Nabi dan keluarganya dan orang yang berpuasa Rajab, Sya ban dan Ramadhan, karena sesungguhnya mereka kenyang dan tidak lesu karena puasanya dan tidak haus."

Dan dikatakan bahwa Allah SWT. menggiring seluruh manusia ke bumi tempat berkumpul, yaitu di dekat Baitul Magdis yang berada di bumi, bumi itu dinamakan "Sahirah." Allah SWT berfirman:

فإنما هي زجرة واحدة فإذا هم بالساهرة

FA-INNAMAA HIYA ZAJRATUN WAAHIDAH. FA- IDZAAHUM BIS-SAAHIRAH.

"Maka sesungguhnya pengembalian itu hanya dengan satu tiupan saja, maka bangunlah makhluk-makhluk di permukaan bumi (Suhirah). (QS. An-Nazi'at: 13-14).

Ada yang mengatakan bahwa para makhluk berada di pekarangan kiamat dengan 120 baris, setiap baris sama dengan perjalanan 40 tahun, lebar setiap baris adalah perjalanan 20 tahun.

Dikatakan bahwa orang-orang mukmin dibagi menjadi 3 baris dan sisanya adalah orang-orang kafir.

Diriwayatkan dari Rasulullah Saw. beliau bersabda: Sesungguhnya umatku ada 120 baris, dan ini yang paling benar. Adapun ciri-ciri orang mukmin adalah putih wajahnya, bersinar dan bercahaya. Sedangkan ciri-ciri orang kafir adalah hitam wajahnya dan bergandengan dengan para syetan.

Pena Santri
Pena Santri Penulis lepas