Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Abu Bakar Memerangi Orang-orang Yang Murtad

PELAJARAN KE TUJUH

MEMERANGI ORANG-ORANG YANG MURTAD


1. Banyak sekali kabilah-kabilah Arab yang murtad setelah Rasulullah s.a.w. wafat. 

2. Hampir semuanya yang murtad, kecuali penduduk Makkah, Madinah dan Thaif, dan sedikitlah dari kabilah-kabilah yang lain yang masih tetap mempertahankan keimanannya.

3. Adapun orang-orang yang murtad itu terbagi menjadi dua bagian. Sebagian ialah mereka yang meninggalkan agamanya seperti pengikut Musailimah Al-Kadzdzab¹) di Yamamah, dan Thulaihah Al-Asady di Yaman. Dan yang sebagian lagi ialah orang-orang yang mengekang zakat (enggan zakat). Mereka itu ialah pengikut Malik bin Nuwairah dari kabilah Tamiem.

4. Maka Abu Bakar menyiapkan sebelas pasukan untuk memerangi orang-orarg yang murtad itu dengan mengirimkan surat kepada mereka yang isinya memberi nasihat kepada mereka agar suka kembali kepada Islam. Beliau sambil menakut-nakuti mereka akan akibat kemurtadannya itu kelak.

5. Karena mereka masih juga menentang, maka mereka lalu diserang oleh tentera Islam yang diakhiri oleh kemenangan, sekalipun tentera Islam itu hanya sedikit.

6. Oleh karena itu segeralah Thulaihah Al-Asady ²) masuk Islam dan bergabung pada barisan tentera Islam.

_________

Latihan

  1. Siapakah orang-orang yang murtad setelah Rasulullah s.a.w. wafat.
  2. Dibagi menjadi berapakah orang-orang murtad itu? Sebutkanlah !
  3. Kemudian apakah yang dikerjakan terhadap mereka itu oleh Khalifah Abu Bakar ?
  4. Bagaimanakah akibatnya ?

_______________

Catatan kaki

1) Musailimah Al-Kadzdzab seorang yang mengaku-aku dirinya jadi nabi. Semasa hayat Rasulullah, ia datang ke Madinah beserta utusan Bani Hanifah dan berkata: "Jikalau Muhammad memberikan kepada saya sesuatu urusan agama (kenabian), setelah wafatnya, niscaya saya akan mengikutinya". Maka Nabi Muhammad lalu segera menemui dia itu dengan membawa sepotong nyiru kurma sambil berkata kepadanya: "Andaikata apa yang saya bawa ini kamu minta, sayapun tidak akan memberikannya kepadamu dan saya tidak akan menyerahkan urusan Tuhan kepadamu.'

Setelah ia kembali ke negerinya semula, ia lalu mengaku-aku dirinya jadi nabi dan ia mengirimkan surat kepada Rasulullah s.a.w. Surat itu diterima beliau sesudah Hajji Wada', setelah itu beliau wafat.

Oleh karena itu sebagai balasan suratnya lalu Abu Bakar mengirimkan tentara di bawah pimpinan 'Ikrimah bin Abu Jahl. Kemudian diikutinya dengan sepasukan tentara yang lain yang dikepalai oleh Syurahbil bin Hasanah untuk menyerang mereka.

2) Thulaihah adalah juru tenung yang mengaku-aku dirinya jadi nabi pada masa hayat Rasulullah s.a.w. yang diikuti oleh sebagian kaum Bani Israil. Sesudah beliau wafat, perkara Thulaihah ini menjadi merajalela dan makin nyata.

Oleh karena itu Abu Bakar lalu mengirimkan tentara kepadanya dan menghancurkan pengikutnya, hingga menyerah kalah dan masuk Islam kembali. Thulaihah mempunyai sebutan yang baik ketika menaklukkan negeri Irak.

Pena Santri
Pena Santri Penulis lepas