Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Amalan agar dikejar dunia

Mengejar Bayangan

Jakarta, 31 mei 2005 

Di pagi hari, pada waktu isyraq, Nabi (saw) berkata kepada para Sahabatnya (ra), "Ayo kita pergi ke gunung Uhud," pada saat itu matahari bersinar dan beliau berkata, "Berikan punggungmu ke arah matahari, dan lihatlah ke arah gunung!"  Jadi ketika matahari ada di belakang, bayangan mereka ada di depan mereka, dan beliau (saw) berkata kepada mereka, "Kejarlah bayanganmu, jika kalian dapat mengejarnya, aku akan memberikan jubahku."  Para sahabat lalu berlari mengejar bayangan mereka, matahari ada di belakang mereka, jadi bayangan mereka selalu berada di depan mereka, dan mereka tidak pernah bisa menangkap bayangan mereka.  


Kemudian Nabi (saw) berkata lagi, "Sekarang lihatlah padaku," mereka lalu memandang ke arah beliau.  Sekarang mereka menghadap ke arah matahari dan bayangan mereka ada di belakang mereka.  Beliau (saw) berkata, "Sekarang berlarilah ke arahku."  Mereka berlari ke arah Nabi (saw) dan bayangan mereka mengejar mereka sampai mereka tiba di hadapan Nabi (saw).  Kemudian Nabi (saw) berkata, "Wahai Sahabatku, barang siapa yang datang kepadaku, barang siapa yang datang untuk Akhirat, yang datang untuk Allah, Allah akan menjadikan dunia seperti bayangannya, dan ia akan berlari mengejarmu.  Allah akan menjadikan seluruh dunia sebagai pelayan bagimu; tetapi barang siapa yang lari dariku, Allah akan membuat mereka mengejar dunia dan mereka akan menjadi budak dunia seperti ketika bayanganmu lari darimu."


Shaykh Hisham Kabbani

Pena Santri
Pena Santri Penulis lepas