Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Rapid Test bisnis kapitalis?


Setiap aktivitas manusia pasti memiliki nilai-nilai tersendiri berdasarkan tujuan dan kepentingan masing-masing. Salah satunya adalah kepentingan materi, bahkan tidak sedikit pekerjaan (aktivitas) yang secara lahiriah terlihat begitu sangat mulia itu mempunyai nilai atau tujuan materi.

Jangankan Rapid Test yang berhubungan dengan kesehatan dan medis, hal yang jelas-jelas berhubungan dengan tuhan baik spiritual atau peribadatan saja masih ada unsur kapitalisnya

Misalnya dakwah/ceramah agama, bagi YouTuber atau pemilik konten itu properti yang sangat berharga yang potensial menghasilkan pundi-pundi dolar. Murattal saja sekarang ada lisensinya.

Atau misalnya ibadah haji dan umroh, bagi pemilik travel tentu itu dipandang sebagai lahan bisnis yang menjanjikan.

Apalagi..?
Jilbab misalnya, itu pakaian syar'i bukan.? Tapi Bagi Pengusaha fashion itu bisnis.

Iklan dan promosinya syar'i sekali...

Jual fashion ya menggembor-gemborkan pentingnya hijrah dengan memakai jilbab, niqob, gamis dll.

Yang traveling menggembor-gemborkan keutamaan haji dan umroh, juga keistimewaan tanah haram Mekah Madinah.

Begitu juga pemasaran konten, dibuat semenarik mungkin. tidak sedikit yang klik bait, judul dan gambar berlebihan tidak sesuai materi. Malah banyak yang sengaja memicu konflik dengan memotong 2 video da'i yang berbeda atau berseberangan pendapat.

Yang jelas tanpa Tedeng aling-aling itu iklan pasta gigi yang akhir-akhir ini sering muncul di TV.
Tau kan sekarang ada pasta gigi yang katanya terbuat dari kayu Arok (kayu siwak)? Yang ngiklan atas nama Sunnah dan identitas Muslim ๐Ÿ˜…

Persoalannya jika semua itu hanya sebatas marketing.

Fix.. semua itu kapitalis, apapun yang dikonversikan menjadi uang itu kapital.

Semoga saja tidak termasuk jualan agama
Pena Santri
Pena Santri Penulis lepas